"..VISI BESAR UYM PROJECT.."
V-Pay dari VSI ternyata bukan cuma sekedar "Alat Pembayaran" semata melainkan sebuah terobosan & pemikiran briilian seorang UYM (Ustad Yusuf Mansur).
Tayangan UYM Project yang telah ditampilkan di acara seminar dan presentasi VSI mengukuhkan bahwa owner dan founder VSI ini adalah orang yang sangat VISIONER.
Banyak orang yang akhirnya menjadi paham betul bahwa ternyata V-Pay atau Teknologi Pembayaran Digital hanyalah salah satu dari sekian hal lainnya yang sedang & akan dikerjakan oleh VSI, seperti misalnya V-Shopping, Digital Retail, Educating On Line dsbnya.
VSI menjadi PIONEER & bukan cuma sekedar Follower apalagi Plagiat (Penjiplak). VSI membuat sebuah Breakthrough & tidak tertutup kemungkinan kelak disebut sebagai sebuah REVOLUSI WIRA USAHA (Bisnis) di Negeri ini.
Menurut managing director Bpk. Hari Prabowo, saat ini VSI sudah bekerja sama dengan Google.
Ustad Yusuf Mansur dalam sebuah presentasi menggambarkan bahwa saat berbelanja, misalnya sepatu di virtual VSI Mall, maka anda bisa membolak-balik barang yang dipilih, mengganti warnanya, bahkan mencobakannya secara virtual ke diri anda sendiri.
Jika ada diantara anda yang belum mengerti sepenuhnya tentang V-Shopping dan Digital Retail, silahkan nikmati tayangan Video berikut ini.
Ingat, VSI menjual Teknologi. dan 275rb adalah harga yang sangat murah bahkan "OBRAL" bagi teknologi yang akan anda nikmati ini.
MARI UBAH MINDSET KITA DI VSI
Selama ini kita dikondisikan untuk ikhlas membayar segala jenis biaya admin. Admin transfer antar rekening, admin bayar telepon, admin bayar ansuran kredit, dsb.
Selama ini kita dikondisikan untuk ikhlas membayar biaya Rp 3.500,- setiap kali kita membeli token listrik pra bayar melalui bank.
Mungkin Rp 3.500,- adalah uang receh.
Tapi bagi PELAKU BISNIS dengan jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 200.000.000 penduduk, itu adalah sebuah POTENSI luar biasa.
Karena jika saja 10% dari penduduk Indonesia yang membayar listrik dengan ikhlas juga membayar biaya admin (yang dimana bervariasi antara Rp 1.800 - Rp 6.000), kalau biayanya Rp 3.500 saja mari kita hitung BETAPA BAIKNYA rakyat Indonesia mau MENYUMBANG ke kantong orang kaya bahkan ke kantong perusahaan orang asing.
Rp 3.500 x 20 juta (10% dari total penduduk Indonesia) hasilnya sangat Subhanallah, MasyaAllah...! kita selama ini sepakat menyumbang ke kantong orang kaya senilai Rp 70.000.000.000,- (70 Milyar rupiah).
Itu cuma 10% penduduk Indonesia. Dan cuma dari SATU biaya admin saja.
Bagaimana kalau 20%, 50% bahkan 70%, Bagaimana dengan biaya admin telepon, kartu Halo, speedy, TV kabel.
Berapa banyak potensi yang kita sia-siakan???
Bersyukurlah masih ada satu rakyat Indonesia (Ustad. Yusuf Mansur) atas ijin Allah ta'Ala membuat konsep bagaimana potensi yang 70 M itu dialihkan dan akhirnya bisa masuk KE KANTONG RAKYAT INDONESIA. Itulah bagaimana akhirnya ada VSI.
Terbukti banyak ibu rumah tangga, sales, karyawan, PNS, mahasiswa, bahkan pengangguran mendapatkan income jutaan perminggu karena mereka mendukung konsep yang menguntungkan ini.
Penghasilan yang akan terus mengalir SELAMA masih ada orang yang membeli pulsa, membayar tagihan, belanja online, dsb.
Hanya dengan merubah kebiasaan lama dengan kebiasaan baru bersama VSI, dapatkan income tambahan darinya.
Keuntungan yang diterima VSI dibagikan ke komunitas yang terlibat dalam bentuk bonus. dan Reward jika menjalankan pemasarannya.
Maka tetaplah pakai VPay dan besarkan komunitas pengguna VPay anda.
Bersama kita bisa membeli ulang Aset Bangsa.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar